Gugatan Atau Lelucon Parbowo – Sandi ke MK ?

HAGO – Seperti yang telah kita ketahui semua, bahwa pemilu 2019 ini sudah berakhir. Dan pemenang dalam pemilihan Umum kali ini sudah ditetapkan oleh KPU. Dengan pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin keluar sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019 – 2024. Bandarq

Bandarq

Namun hasil ini juga telah ditolak oleh pesaing mereka. Yakni kubu dari Prabowo – Sandi yang dengan Tegas menolak hasil tersebut dengan menggungkapkan bahwa kubu petahana telah melakukan kecurangan. Bahkan tim BPN dari kubu Prabowo – Sandi telah mengajukan gugatan ke MK terkait hasil pemilu kali ini.

Namun yang membuat bingung adalah gugatan yang dilakukan oleh kubu Prabowo sandi ternyata diluar jalur. Sebab sebelumnya kubu BPN terus mengungkapkan bahwa terjadi kecurangan dari kubu KPU yang mengeluarkan data yang tidak sesuai dengan hasil yang telah mereka miliki. Bahkan kubu BPN Prabowo – Sandi mengungkapkan bahwa data – data hasil KPU merupakan tidak benar. Karena mereka memiliki data – data yang bisa membuktikan bahwa kubu Prabowo – Sandi menang dalam pemilu kali ini dengan persentase hingga 60% lebih. Bandarq

Gugatan Atau Lelucon Parbowo – Sandi ke MK ?

Setelah mengajukan Gugatan, data – data yang dikirimkan oleh kubu BPN Prabowo – Sandi ke MK ternyata bukanlah data yang selama ini mereka gembor gemborkan. Melainkan pernyataan – pernyataan tidak masuk akal yang ditujukan untuk memojokkan pemerintahan. Dalam Gugatan tersebut terdapat gugatan kecurangan dari Prabowo – Sandi yang di ajukan ke MK.

Berikut ini Gugatan yang dilayangkan oleh BPN dari Prabowo – Sandi ke MK terkait dengan hasil yang telah dikeluarkan oleh KPU.
1. Aparatur Negara Dinilai tidak Netral Khususnya Polisi dan Intelijen
Hal tentu tidak ada sangkut pautnya dengan Hasil yang dikeluarkan oleh KPU. Selain itu, Kepolisian dan juga Intelijen tentu memiliki tugas untuk menjaga keamanan Negara. Akan tetapi di anggap tidak Netral, mungkin hal ini dikarenakan banyak kecurangan ataupun hoax dari kubu Prabowo – Sandi yang berhasil di bongkar oleh pihak kepolisian dan juga Intelijen. Sehingga kubu Prabowo – Sandi mengungkapkan bahwa Polisi dan Intelijen tidak Netral. Bandarq

Bandarq
Petugas keamanan melintas di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (23/5/2019). Sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, MK membuka layanan penerimaan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum 3×24 jam sejak penetapan perolehan suara oleh KPU. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

2. Diskriminasi Perlakuan dan Penyalahgunaan Penegakan Hukum
Hal ini juga dinilai tim HAGO sebagai sebuah gugatan yang tidak masuk diakal. Apakah karena beberapa pelaku Hoax dari kubu Prabowo – Sandi di amankan oleh pihak kepolisian lalu dihukum sesuai dengan undang – undang. Sehingga penegakan hukum dinilai salah ? Kita sebagai Negara yang berdasarkan pada undang – undang, tentu harus mengikuti aturan yang ada di Negara ini. Oleh karena itu, tidak ada yang salah bila kesalahan yang dilakukan oleh para pendukungnya akhirnya dijatuhi hukuman yang setimpal. Jadi gugatan ini tentu sangat tidak logis.

HAGO – Memberikan Informasi Terupdate

3. Penyalahgunaan Birokrasi dan BUMN
Dalam tututan yang ketiga ini, kubu Prabowo – Sandi merasa keberatan bila orang – orang yang ada di BUMN memberikan dukungan kepada Paslon 01. Hal ini tentu sebuah lelucon besar yang coba diungkapkan oleh kubu Prabowo – Sandi. Karena, setiap warga negara di Indonesia tentu memiliki Hak untuk memilih dan meberikan dukungan. Apalagi terkait pesta Demokrasi yang dilakukan 5 tahun sekali ini. Apabila para pengurus BUMN dilarang memberikan suara, tentu saja tindakan Prabowo – Sandi ini dinilai telah memaksa orang lain untuk melakukan Golput. Selain itu, tindakan tersebut, tentu telah melanggar Hak untuk memilih yang dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia.

4. Penyalahgunaan Anggaran Belanja Negara dan Program Pemerintah
Gugatan nomor 4 ini ternyata lebih lucu lagi. Kubu Prabowo – Sandi menilai tindakan Jokowi. Selaku Presiden dan petahana yang mempercepat proses pembagunan di Negara ini sebagai sebuah tindakan yang curang. Gugatan ini tentu merupakan bentuk Frustasi dari kubu BPN yang mungkin merasa kagum dengan hasil kerja Jokowi selama ini. Sebab selama kepemimpinan Jokowi, Indonesia tercatat telah membangun banyak sekali infrastruktur yang akhirnya membuat masyarakat merasa puas dengan Kinerja Jokowi. Tindakan ini di anggap tim Prabowo – Sandi sebagai kecurangan. Bandarq

Dari gugatan nomor 4 ini, tentu kita sudah tahu Bahwa kubu BPN sangat tidak senang dengan perkembangan bangsa ini yang telah dilakukan oleh Jokowi. Sehingga hal ini dijadikan gugatan. Apa mungkin BPN berharap Negara ini terus terpuruk dan tidak akan bisa berkembang sehingga akan bubar sesuai dengan pernyataan Prabowo ? tentu hanya kubu BPN Prabowo – Sandi yang tahu. Sebab, sebagai warga Negara Indonesia, kita semua tentu sangat sengan dengan pembangunan yang dilakukan oleh Jokowi Di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

Baca juga ; Informasi menarik lainnya hanya di HAGO

5. Penyalahgunaan Anggaran BUMN
Gugatan nomor 5 ini bisa dibilang tidak jauh berbeda dengan gugatan nomor 4. Dimana kubu BPN Prabowo – Sandi menolak adanya kemajuan dinegara ini. Hal ini tentu sudah terlihat jelas dengan penolakan penggunaan Anggaran BUMN untuk melakukan pembangunan. Sebab seperti yang kita ketahui, untuk melakukan pembangunan tentu dibutuhkan biaya yang sudah ditetapkan dalam BUMN. Bila BUMN tidak boleh digunakan untuk melakukan pembangunan. Lantas Negara ini mau dibangun dengan apa ? Silahkan dinilai sendiri teman teman HAGO.

6. Pembatasan Kebebasan Media dan Pers
Kubu BPN menilai pemerintah membatasi kebebasan Media dan Pers. Apakah ini sebuah lelucon ? Kita semua tentu tahu, betapa besar pengaruh Jokowi dalam dunia Media dan Pers. Bahkan Selaku Pemerintah, Jokowi sendiri tidak segan ataupun sungkan untuk menggundang para Vlogger dan juga Youtuber untuk hadir langsung ke Istana beberapa waktu lalu. Apakah sikap Jokowi ini masih di anggap membatasi kebebasan media dan Pers ? Bukankah gugatan ini lebih tepatnya ditujukan kepada Prabowo yang dalam beberapa kesempatan sering memarahi wak media yang melakukan wawancara kepada dirinya ?

Dari gugatan – gugatan yang dilampirkan tersebut, tentu kita semua sudah tahu apa tujuan dari tim BPN Prabowo – Sandi yang tak lain dan tak bukan ingin menjadi pemenangan dalam pemilu dengan menghalalkan segala cara. Serta melarang pemerintah untuk melakukan pembangunan untuk bangsa ini. Dari gugatan ini juga kita tentu sudah tahu bahwa tujuannya adalah agar pengetahuan dan perkembangan bangsa ini tetap tertinggal dari negara lain. Bandarq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *